Dari dulu memang seperti ini. Susah rasanya untuk benar-benar mencintai
kamu (lagi). Terlalu sulit hatiku untuk kembali percaya padamu. Sebab,
sudah teramat sering kamu mengulangnya, lagi lagi dan lagi. Harus berapa
kali aku teriak di samping telingamu, kalau aku sakit. Selalu saja kamu
menganggapku tak ada. Kamu pikir aku tak punya hati? Tak punya
perasaan?
Hatiku tak mati sepertimu.
Mengapa begitu sulit memahamimu?
Atau, cintaku salah?
Hatiku tak mati sepertimu.
Mengapa begitu sulit memahamimu?
Atau, cintaku salah?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar