Dengan tulisan ini, berarti aku sudah memenuhi janjiku padamu. Tadi pagi saat aku membaca pesan yang masuk ke bbm dari kamu, aku terharu. Senang kamu sudah bersedia membaca tulisan-tulisanku disini. Meski tak ada satupun cerita tentang kamu. Maka setelahnya, aku berjanji akan menulis tentang kamu, disini.
Aku bingung ingin memulainya darimana. Haruskah aku menceritakan awal perkenalan kita? Perkenalan yang membuatmu terluka karena aku. Atau, apakah aku boleh melompati kejadian itu? Lalu memulainya setelah kita sama-sama mampu berpikir dewasa? Ah sudahlah, biarkan jariku menari semaunya. Biarkan kenangan kita yang menuntun tarian jemariku.
Sejak kapan kamu mengenalku? Benar bukan bahwa kamu yang lebih dulu mengenal aku saat itu? Biar kutebak sedikit, mungkinkah kamu mulai mengenalku saat aku memintamu untuk menukar tempat dudukmu yang didepan, dengan tempat dudukku yang dibelakang? Atau sebelumnya kamu memang sudah melihatku? Ah aku percaya diri sekali ya? Bisakah kamu beritahu aku, sejak kapan kamu mengenal aku?