“Aku ingin mengajakmu makan
malam.” Begitulah isi
pesanmu.
Aku membayangkan akan kamu bawa ketempat makan kesukaan kita. Dipinggir jalan,
samping klinik.
Selepas pukul lima sore, aku segera merapihkan berkas-berkas laporan,
mematikan komputer dan bergegas menyeret tas kerjaku yang pagi tadi kuletakkan
di samping meja kerjaku. Aku berjalan cepat menuju lift agar cepat sampai ke lantai bawah. Aku ingin cepat bertemu
kamu, untuk memupus rindu, yang sudah kutumpuk beberapa minggu.
”Kamu cantik hari ini,
sayang.”
Kontan kata-katamu membuat aku tak berhenti tersenyum. Bahagia itu semudah
ini, ya?