Happy Anniversary and Happy Birthday, babe!
Aku bahagia mengingat bahwa tahun ini, hubunganmu menginjak tahun yang ketiga bersama dia--pria yang selama ini paling mengerti tentang kamu. Harus tetap bersyukur yaa. Ingat, bahwa di luar sana, banyak perempuan yang berharap mendapatkan pria seperti dia. Banyak pula, yang berharap seperti kalian, sama-sama berjuang saat batu besar menghalangi kalian.
Malam ini, cuma bisa tersenyum, saat kejadian beberapa tahun silam menari indah di ingatanku. Kamu dan dia dipertemukan oleh Tuhan dengan cara yang sederhana. Mana pernah tahu, bahwa kamu yang awalnya ragu-ragu, kini menjadi satu. Mana pernah tahu, bahwa kamu yang awalnya takut dibuat mainan, kini menjadi takut kehilangan.
Tidak ada lagi hal yang paling bahagia, setelah kamu menemukan seseorang yang bisa menerimamu apa adanya. Menerima celotehan kasarmu, kentut sembarangmu dan tingkah konyolmu. Hanya dia, yang memang berusaha menjagamu. Maka, jaga juga hubungan baik kalian.
And, Happy birthday for you, Men!
Dua puluh satu tahun ini, adalah awal dimana kamu akan menemukan duniamu yang baru lagi. Dunia yang pada tahun-tahun sebelumnya belum bisa kamu pijak. Dunia yang pada tahun-tahun sebelumnya hanya terasa gamang, terbang.
Bersyukur terus yaa, dear. Bahwa sampai pada hari ini, kamu masih saja diberi kesempatan oleh Tuhan, untuk menghirup nafas kehidupan. Kehidupan yang oleh banyak orang dicari-cari. Kehidupan yang oleh banyak orang di perjuangkan.
Dear, meski aku adalah sahabatmu yang mungkin saja terkafir, tapi tidak ada salahnya kan, kalau aku mengingatkan satu hal ini padamu? Mengingatkanmu tentang Ibadah. Rajin beribadah yaa, dear. Untuk kamu, dia, keluargamu dan untukku.
Semoga kamu senantiasa diberi kesehatan. Sebab pekerja keras sepertimu, memang harus selalu sehat. Teruslah semangat seperti ini dalam meraih cita-citamu. Sebab, sukses memang butuh perjuangan kan?
Jadilah orang baik yang tak terlihat oleh manusia. Jadilah orang yang memberikan kebermanfaatan untuk semua orang yang kamu sayangi. Sebab hanya dengan itu, orang akan mengenangmu, di sepanjang hidup mereka.
Terimakasih untuk selalu disampingku, menamparku dengan celotehan kasarmu. Karena memang itu yang terkadang aku butuhkan. Terimakasih untuk perkenalan kita. Terimakasih untuk perdebatan manis kita di sepanjang pekerjaan kita. Dan, terimakasih untuk semuanya.
Maaf untuk kehampaan hari specialmu tanpa hadiah dariku. Tentunya, sahabat-sahabatmu yang lain sudah memberikan apa yang kamu inginkan. Hanya doa ini yang bisa kuberikan. Doa tulus, tanpa putus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar